Penggunaan What’sapp sebagai Media Pembelajaran Jarak Jauh
Penggunaan What’sapp sebagai Media Pembelajaran Jarak Jauh
Penggunaan
media pembelajaran dapat merangsang keinginan belajar, minat baru dan dapat
berpengaruh terhadap psikologis siswa dan meningkatkan motivasi belajar. Saat
masa pandemic seperti sekarang, pendidikan Indonesia mengalami kesulitan dalam
menyelenggarakan pembelajaran tatap muka di sekolah. Hal ini berdampak pada
tingkat motivasi maupun hasil belajar siswa menurun drastis. Namun adanya
kemajuan teknologi dalam pengembangan ponsel berbasis Android, IOS, Color Os
dan sebagainya membantu menyediakan fitur-fitur aplikasi pembelajaran. Salah
satu aplikasi pembelajaran yang umum digunakan adalah What’sapp. Meskipun
aplikasi tersebut merupakan media sosial, what’sapp juga dapat digunakan
sebagai penunjang kegiatan belajar secara daring. WhatsApp merupakan
aplikasi yang berfungsi untuk berkirim pesan instan (Instans Messenger),
tetapi jika ditinjau berdasarkan fungsi utamanya, WhatsApp mirip dengan
aplikasi SMS (Short Messege Service) yang biasa digunakan di ponsel
lama. WhatsApp tidak memanfaatkan pulsa langung seperti pada penggunaan
SMS, melainkan menggunakan layanan internet (Pustikayasa et al. 2019). Menurut Nurseto (2012) faktor harus
diperhatikan dalam media pembelajaran diantaranya : Tujuan instruksional, Keefektifan Siswa, Ketersediaan
dan Biaya pengadaan
Perkembangan Whatsapp
Kualitas teknis WhatsApp adalah aplikasi yang berguna untuk berkirim pesan, panggilan, panggilan video, foto, video, berbagai bentuk dokumen, dan pesan suara, dimana WhatsApp dapat dipasang pada ponsel yang bersistem operasi (operating system) Android, iPhone, Mac, Windows PC dan Windows Phone dengan menggunakan koneksi internet ponsel pada jaringan (4G/3G/2G/EDGE) atau Wi-Fi. What’sapp ini sebagai alat mentransfer pengetahuan tanpa terbatas waktu dengan tetap memperhatikan berbagai faktor agar tujuan pembelajaran tercapai.
Fitur dan Fungsi Whatsapp
|
No |
Fitur |
Fungsi |
|
1. |
Pesan |
Pengguna dapat mengirim pesan kepada pengguna lain dengan
koneksi internet. |
|
2. |
Chat grop |
Pengguna dapat membuat grup yang terdiri dari nomor ponsel
yang terdaftar pada whatsapp agar komunikasi lebih mudah. |
|
3. |
Whatsapp web dan Desktop |
whatsapp dapat digunakan dalam browser computer sehingga
memungkinkan pengguna dapat berkomunikasi dengan syarat whatsapp pada ponsel
aktif dan terhubung dengan koneksi internet. |
|
4. |
Panggilan suara dan video |
Melakukan panggilan video dengan pengguna lain di seluruh
dunia melalui koneksi internet. |
|
5. |
Foto dan video |
Pengguna dapat berbagi foto dan video baik secara personal
maupun public. |
|
6. |
Enskripsi End to end |
sistem keamanan untuk pengguna. Sistem keamanan ini
menjamin bahwa tidak ada pihak lain termasuk whatsapp dapat melihat dan
membaca pesan, hanya pengguna yang berkomunikasi saja yang dapat membaca
pesan atau apa yang telah diterima pengguna lain. |
|
7. |
Share domuken |
membagikan file berbentuk dokumen dengan ekstensi pdf,
docx, pptx dan sebagainya. |
|
8. |
Voice note |
membagikan pesan suara |
|
9. |
Audio |
Membagikan suara atau music |
|
10. |
Youtube Vidio Box |
membagikan video langsung
dari Youtube. |
|
11. |
Avatar |
dapat mengganti avatar atau tampilan profil secara manual.
Whatsapp akan mengambil data avatar dari profile phonebook. Apabila menggunakan
sinkronisasi Facebook dengan phonebook, maka avatar yang muncul adalah avatar
Facebook. |
|
12. |
Add conversation shortcut |
dapat juga menambahkan shortcut conversation ke
homescreen. |
|
13. |
Email Conversation |
menu ini bisa menyimpan percakapan pengguna dan
mengirimkannya lewat email. |
|
14. |
Copy/Paste |
Setiap kalimat perbincangan juga dapat digandakan atau copy,
disebarkan atau forward dan dihapus atau delete dengan menekan dan menahan
kalimat tersebut dilayar |
|
15. |
Emoji |
Untuk menambahkan serunya perbincangan, tidak hanya menggunakan
bahasa teks tapi juga dengan bahasa gambar sesuai ikon-ikon yang pengguna
tampilkan sebagai pesan (Fitri. 2019). |
|
16. |
GIF |
selain emoji, pengguna juga bisa mengirim animasi singkat
dalam format GIF |
|
17. |
Stiker |
penggunanya sekarang bisa membuat stiker dengan foto diri. |
|
18. |
Block |
digunakan untuk memblok kontak tertentu. |
|
19. |
Status |
seperti kebanyakan fitur Instan Messaging, status juga
hadir di Whatsapp. |
|
20. |
Search |
fitur dasar setiap Instan Messaging, |
Perkembangan aplikasi whatsapp menawarkan kesempatan belajar bersama dalam pendidikan formal, non-formal, dan informal. Whatsapp group sebagai salah satu media pembelajaran, karena ditinjau dari sisi jumlah pengguna, fungsi dan cara penggunaannya, dimana pendidik dapat berbagi (sharing) materi pelajaran atau tugas dalam bentuk gambar, pdf, ppt, doc, xls, audio, video secara langsung dan meminta tanggapan (jawaban) dari peserta grup (peserta didik). Hasil penelitian Pranajaya dan Hendra Wicaksono (2017) tentang pemanfaatan WhatsApp dikalangan pelajar juga menujukkan bahwa 57% responden menyatakan dalam proses belajar dengan aplikasi WhatsApp sangat bermanfaat, walaupun dalam pernyataannya penggunaan WhatsApp tidak sepenuhnya mempengaruhi nilai belajar.
Kelebihan dan kekurangan whatsapp sebagai media pembelajaran
|
No. |
Kelebihan |
Kekurangan |
|
1. |
Whatsapp
tidak membutuhkan sistem login ketika akan digunakan. |
Pendidik
dan peserta didik harus terhubung dengan layanan internet untuk mendapatkan
informasi secara real times. |
|
2. |
Segera
terhubung dengan kontak pengguna yang sudah terdaftar pada whatsapp. |
Komunikasi
menggunakan video, gambar dan file dapat berpengaruh pada meningkatnya
penggunaan data seluler |
|
3. |
Whatsapp dapat
menyimpan pesan secara ofline dan mengirimkannya kepada pengguna ketika
ponsel sudah terhubung ke koneksi internet secara utuh. |
Tidak ada
aturan yang disepakati antara pendidik dalam grup, |
|
4. |
Dapat
mengatur kontak, membagikan lokasi, email riwayat percakapan, wallpaper dan
nada notifikasi maupun berkirim pesan secara broadcast. |
Tidak
semua siswa dapat mengikuti proses pembelajaran sesuai waktu yang ditentukan |
|
5. |
Dapat
membuat grup whatsapp antara pendidik dan peserta didik. |
Aplikasi
whatsapp tidak mampu mengirimkan file dengan ukuran yang besar |
|
6. |
Dapat
berkreasi memberikan tugas dan materi tambahan. |
Komunikasi
dengan lisan dan tulisan terkadang menimbulkan persepsi yang berbeda dari si
pengirim dan penerima, misalnya guru menuliskan pesan dengan kata-kata yang
disingkat atau sebaliknya. |
|
7. |
Peserta
didik dengan mudah dapat mengirim balik hasil pembelajaran baik berupa komentar
langsung pada chat group, gambar, video atau soft files terkait pembelajaran |
Keberadaan
lokasi yang berbeda akan membawa pengaruh yang berbeda juga terhadap kekuatan
sinyal. |
|
8. |
Dengan
media WhatsApp, metode pembelajaran menjadi ramah lingkungan karena tidak
lagi menggunakan hard copy. |
Banyaknya
chat yang masuk di WhatsApp Group akan mengakibatkan penuhnya memori Hp,
sehingga koneksi internet menjadi lambat |
Cara Menggunakan Whatsapp
Langkah-langkah menggunakan aplikasi whatsapp
di ponsel android dan IOS : 1) Pasang whatsapp dengan cara mengunduh secara
gratis melalui toko aplikasi perangkat seperti playstore. 2) Membuka whatsapp
dengan tombol open. 3) Klik OK ketika diminta. Setelah itu whatsapp akan
mengakses daftar kontak perangkat. 4) Klik “setuju dan melanjutkan” pada bagian
bawah layar. 5) Memasukkan nomor telepon pengguna pada kolom teks. 6) Klik “selesai”
pada bagian pojok kanan atas layar kemudian “Lanjutkan”. 7) Klik “OK” ketika
diminta, kemudian whatsapp akan mengirim pesan singkat yang berisi kode
verifikasi. 8) membuka aplikasi perpesanan perangkat. 9)Sentuh Pesan singkat
dari whatsapp yang memuat "Your WhatsApp code is [# ##-###]. You can
also tap on this link to verify your phone:" yang diikuti oleh tautan.
10) Masukan kode verivikasi pada kolom yang disediakan. 11) Masukkan nama dan
foto pengguna (Opsional). 12) Klik “selesai” untuk melanjutkan. Aplikasi
whatsapp siap digunakan.
REFERENSI
Fitri, Lailatul, Nur. 2019. Pemanfaatan
Grup Whatsapp sebagai Media Informasi Proses Belajar Anak di KB Permata Bunda. AL HIKMAH: INDONESIAN JOURNAL OF EARLY
CHILDHOOD ISLAMIC EDUCATION, 3(2).
Nurseto, T. (2012). Membuat Media
Pembelajaran yang Menarik. Jurnal Ekonomi Dan Pendidikan, 8(1).
https://doi.org/10.21831/jep.v8i1.706
Pustikayasa, Made, I. 2019. Grup
WhatsApp Sebagai Media Pembelajaran. Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Hindu. 10(2). DOI:
10.36417/widyagenitri.v10i2.281
Pranajaya,
& Wicaksono, H. (2017). Pemanfaatan Aplikasi Whatsapp (WA) di Kalangan
Pelajar (Studi Kasus di Mts Al-Muddatsiriyah
dan Mts Jakarta Pusat). In Prosiding SNaPP2017 Sosial, Ekonomi, dan
Humaniora (pp. 98–109). unisba.ac.id. Retrieved from
http://proceeding.unisba.ac.id/index.php/sosial/article/view/808